Skip to main content

Tiga Mitos Soal Ponsel Gaming yang Mungkin Saja Salah



Tiga Mitos Soal Ponsel Gaming yang Mungkin Saja Salah


Saat produsen ponsel memasarkan produknya, mereka akan mencari satu celah khusus yang dapat menarik perhatian. Kami menyebutnya gimmick. Tidak salah sih, terutama untuk produk yang memang unggul di salah satu fitur bawaan.
Itu pun bisa jadi salah, karena hampir semua ponsel yang dilepas setahun belakangan ini bisa dibilang sudah mampu menjalankan semua fungsi yang kita bayangkan. Apalagi kalau kita bicara kemampuan gaming.
Lalu ketika produsen ponsel melepas produk khusus bermain game, mereka menawarkan sejumlah fitur aduhai yang menurut kami terkesan sedikit menyesatkan.
Kami setuju bahwa kenyamanan dalam bermain game dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Mereka adalah: Chipset, RAM, Display, Sound dan Baterai. Pilih yang paling oke di kelas harga yang Anda incar dan joss.. Anda akan mendapatkan produk ponsel yang paling keren untuk bermain game di angka harga tersebut.

Lalu kemudian muncul tawaran-tawaran menggiurkan dari produsen ponsel yang menjual produk untuk gaming. Dan berkembanglah mitos yang menarik mengenai produk jenis ini. Apa saja mitos yang beredar di antara para konsumen mengenai ponsel gaming?
1.    Ponsel Gaming itu Harus Mahal
Mahal dan murah tentu saja bersifat relatif. Biaya produksi yang dikeluarkan untuk sebuah ponsel dengan spek teknis yang ‘wah’ tentu berbeda dengan produk dengan spek teknis yang ‘yah’. Hmmm, kayak pernah baca di judul video youtube ya? Tapi apakah kita harus merogoh kantung kita dalam-dalam untuk keperluan ini?
Harusnya sih tidak. Untuk keperluan mobile gaming yang kita fahami tidak mungkin mampu mengalahkan kualitas bermain game di konsol dan PC, kita tidak perlu membeli ponsel dengan harga berkali-kali lipat dari harga konsol hanya untuk bermain game.
Meskipun untuk bermain di konsol dan PC kita tetap harus mengeluarkan dana tambahan secara reguler untuk membeli game dan konten tambahan, ada baiknya kita membatasi pembelian hape untuk keperluan game di angka yang sama dengan harga konsol terkini.
2.    RAM Harus Besar Hingga Ukuran Tak Terhingga 
Bahwa ponsel yang mumpuni untuk bermain game itu haru memiliki RAM yang besar adalah benar adanya. Kami tidak memungkiri hal itu. Tapi, tidak juga kemudian harus membutuhkan RAM hingga berkali-kai lipat dari besaran RAM rata-rata ponsel yang ada sekarang. Bahkan jauh lebih besar dari RAM ponsel flagship?
Sebenarnya chipset yang ada sampai saat ini dibangun untuk mengakomodasi besaran RAM tertentu. Alias ada batasan mengenai jumlah RAM maksimal yang bisa disematkan dalam satu ponsel. Tapi sejumlah ponsel gaming menempatkan dua chipset sekaligus untuk dapat mengakomodasi besaran RAM dengan jumlah yang jauh lebih tinggi. Untuk apa? Apabila yang Anda mainkan hanya sebatas game mobile, nampaknya ini kok jadi mubazir. Kecuali memang dana Anda tak terbatas.
3.    Refresh Rate Harus Tinggi
Layar ponsel sudah dibuat sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan karena sebagian besar ponsel jaman sekarang hanya mengandalkan layar untuk berinteraksi, sekaligus menampilkan UI. Untuk keperluan gaming, kita hanya perlu memikirkan kemampuan GPU ponsel dengan resolusi layar yang dibawa dan dukungan multitouchnya.
Apabila dana Anda terbatas, lebih baik habiskan dana Anda untuk ponsel dengan GPU mumpuni, namun dengan resolusi layar HD (atau HD+) dibanding memaksakan diri untuk ponsel Full HD (atau FHD+) dengan GPU yang sama. Dengan GPU yang sama, kita dapat merasakan pengalaman yang lebih baik saat bermain di ponsel dengan resolusi layar lebih kecil.
Lalu jangan lupakan juga dukungan multitouch. Setidaknya, pilih ponsel dengan layar yang mendukung multitouch 5 titik atau lebih. Hal ini dikarenakan sejumlah game membutuhkan interaksi cepat di layar yang bisa jadi membutuhkan 5 titik secarsa simultan, terutama untuk game musikal.
Lalu bagaimana dengan Refresh Rate? Sejumlah ponsel menggunakan gimmick refresh rate 120 Hz ke atas sebagai senjata untuk menarik perhatian pengguna gaming. Ini menarik. Fitur 120 Hz sangatlah bagus untuk dimiliki, namun tidak menjadi sebuah keharusan.
Saat tulisan ini dibuat, sejumlah developer game sudah dan bahkan masih ada yang menyiapkan patch untuk mendukung display dengan refresh rate setinggi ini. Namun berdasarkan studi, refresh rate seperti ini akan jauh lebih cocok untuk keperluan Virtual Reality, demi mengurangi motion sickness.
Sementara untuk keperluan gaming mobile, hal ini masih baru dan arti pentingnya masih dipertanyakan. Beberap orang bahkan menyebutnya masih bersifat kosmetik, meskipun sebagian lain mengklaim mampu meningkatkan kemampuan mereka dalam bermain game sehingga lebih kompetitif.
Kira-kira masih ada mitos lain yang pernah kita dengar soal ponsel gaming ga sih?

Popular posts from this blog

Menjadikan PS2 Optik Ke Hardisk Eksternal

Pada prinsipnya, merubah PS2 optik ke hardisk eksternal atau flashdisk di PS tebal atau PS slim adalah sama, yaitu butuh bantuan freemcboot (FMB) atau USB Advance (USBA) yang terinstal di sebuah memori card(MMC) atau IC matrix.

FMB atau USBA yang sudah diinstal di memori akan dibaca oleh bios console playstation yang dikemas dalam sebuah firmware yang disebut OPL atau Open PS2 Loader. OPL inilah yang akan membaca semua list game di hardisk eksternal (HDD)  atau flashdisk(FD) sehingga ada istilah game OPL.

Jika kita menggunakan HDD eksternal maka kapasitas isi game bisa memuat lebih banyak mulai ratusan hingga ribuan game playstation karena memori penyimpanan di HDD eksternal adalah tidak terbatas, bisa memuat lebih dari 1000 GB.

Sedangkan FD hanya bisa memuat beberapa game saja karena dibatasi oleh kuota penyimpanan di dalam memori FD itu sendiri.

Ada beberapa alasan ketika seseorang akan membuat PS2 optik ke HDD di playstation mereka, seperti survai yang saya kumpulkan dari beberapa pela…

Baru! 2 Cara Reset Akun Mi Cloud Xiaomi Yang Terkunci Karena Lupa Password, Email atau Nomor Handphone

Baru! 2 Cara Reset Akun Mi Cloud Xiaomi Yang Terkunci Karena Lupa Password, Email atau Nomor Handphone

Ternyata pihak Xiaomi telah membangun sistem dukungan untuk membantu para pengguna smartphone Xiaomi yang mengalami kelupaan bisa dikatakan ini cara mereset ulang akun mi cloud yang terkunci hehehe..

Ingat! ini hanya untuk mengatasi lupa akun dan password Mi Cloud saja ! jangan ditanya nomor mantan berapa?



Bagi yang memperhatikan pada saat smartphone Xiaomi terkunci dan meminta sandi atau password tertera tulisan "Bantuan membuka kunci" yang diarahkan untuk mengakses ke i.mi.com yang sebelumnya pada halaman https://account.xiaomi.com.

Dengan mengakses i.mi.com menurut saya ini bentuk dukungan 'Costumer Service" kepada pengguna perangkat smartphone mereka yang tidak dapat mengakses smartphone karena terkunci oleh sistem Mi Cloud yang dikarenakan lupa password saja, atau bahkan karena lupa akun dan password sekaligus.

Kalau hanya lupa password saja mungkin masih dapa…

JeonOS ( from samsung J100) (ADVAN S4K)

Assalamualaikum ,kali ini saya mau share ROM hasil PORTING  dari samsung J100 (J1)yang saya anggap lumayan untuk daily use & gaming.. langsung aja yang mau coba...LINK ROM
di ROM ini tidak include GAPPS!!!           untuk yang mau pasang GAPPS di ROM ini,silahkan download link di bawah OPEN GAPPS
           Note :
(PILIH ARM 4.4 PICO)

STATUS BUG : - Camera Depan Terbalik  (Karena Kejar Resolusi Cameranya)Bisa di fix tp Resolusi MAX nya Turun.

CREDIT INSIDE

DON’T MIRROR LINK!!


Screenshoot